Senin, 19 November 2012

Tugas Management Proyek



PERT merupakan singkatan dari Program Evaluation and Review Technique (teknik menilai dan meninjau kembali program), sedangkan CPM adalah singkatan dari Critical Path Method (metode jalur kritis) dimana keduanya merupakan suatu teknik manajemen.
Teknik PERT adalah suatu metode yang bertujuan untuk sebanyak mungkin mengurangi adanya penundaan, maupun gangguan produksi, serta mengkoordinasikan berbagai bagian suatu pekerjaan secara menyeluruh dan mempercepat selesainya proyek.
Teknik ini memungkinkan dihasilkannya suatu pekerjaan yang terkendali dan teratur, karena jadwal dan anggaran dari suatu pekerjaan telah ditentukan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan.
Tujuan dari PERT adalah pencapaian suatu taraf tertentu dimana waktu merupakan dasar penting dari PERT dalam penyelesaian kegiatan-kegiatan bagi suatu proyek.
Dalam metode PERT dan CPM masalah utama yaitu teknik untuk menentukan jadwal kegiatan beserta anggaran biayanya dengan maksud pekerjaan-pekerjaan yang telah dijadwalkan itu dapat diselesaikan secara tepat waktu serta tepat biaya.

CPM adalah suatu metode perencanaan dan pengendalian proyek-proyek yang merupakan sistem yang paling banyak digunakan diantara semua sistem yang memakai prinsip pembentukan jaringan. Dengan CPM, jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan berbagai tahap suatu proyek dianggap diketahui dengan pasti, demikian pula hubungan antara sumber yang digunakan dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek. Jadi CPM merupakan analisa jaringan kerja yang berusaha mengoptimalkan biaya total proyek melalui pengurangan waktu penyelesaian total proyek yang bersangkutan. Teknik penyusunan jaringan kerja yang terdapat pada CPM, sama dengan yang digunakan pada PERT. Perbedaan yang terlihat adalah bahwa PERT menggunakan activity oriented, sedangkan dalam CPM menggunakan event oriented. Pada activity oriented anak-panah menunjukkan activity atau pekerjaan dengan beberapa keterangan aktivitasnya, sedang event oriented pada peristiwalah yang merupakan pokok perhatian dari suatu aktivitas.

Pada prinsipnya yang menyangkut perbedaan PERT dan CPM adalah sebagai berikut :

a. PERT digunakan pada perencanaan dan pengendalian proyek yang belum pernah dikerjakan, sedangkan CPM digunakan untuk menjadwalkan dan mengendalikan aktivitas yang sudah pernah dikerjakan sehingga data, waktu dan biaya setiap unsur kegiatan telah diketahui oleh evaluator.

b. Pada PERT digunakan tiga jenis waktu pengerjaan yaitu yang tercepat, terlama serta terlayak, sedangkan pada CPM hanya memiliki satu jenis informasi waktu pengerjaan yaitu waktu yang paling tepat dan layak untuk menyelesaikan suatu proyek.

c. Pada PERT yang ditekankan tepat waktu, sebab dengan penyingkatan waktu maka biaya proyek turut mengecil, sedangkan pada CPM menekankan tepat biaya.

d. Dalam PERT anak panah menunjukkan tata urutan (hubungan presidentil), sedangkan pada CPM tanda panah adalah kegiatan


Sebuah proyek yang komplek agar mudah dikendalikan harus diuraikan dalam bentuk komponen-komponen individual dalam struktur hirarki, yang dikenal dengan Work Breakdown Structure(WBS).
Pada dasarnya WBS merupakan suatu daftar yang bersifat top down dan secara hirarkis menerangkan komponen-komponen yang harus dibangun dan pekerjaan yang berkaitan dengannya.

Struktur dalam WBS mendefinisikan tugas-tugas yang dapat diselesaikan secara terpisah dari tugas-tugas lain, memudahkan alokasi sumber daya, penyerahan tanggung jawab, pengukuran dan pengendalian proyek. Pembagian tugas menjadi sub tugas yang lebih kecil tersebut dengan harapan menjadi lebih mudah untuk dikerjakan dan diestimasi lama waktunya.Sebagai gambaran, Work breakdown structure (WBS) dapat diilustrasikan seperti diagram blok berikut:
Model WBS memberikan beberapa keuntungan, antara lain :
• Memberikan daftar pekerjaan yang harus diselesaikan
• Memberikan dasar untuk mengestimasi, mengalokasikan sumber daya, menyusun jadwal, dan menghitung biaya
• Mendorong untuk mempertimbangkan secara lebih serius sebelum membangun suatu proyek .

Rabu, 11 April 2012

Tugas Ilmu Sosial Budaya Dasar


Manusia Dan Kebudayaan

Kata budaya atau kebudayaan itu sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dan inti dari kebudayaan adalah hasil karya cipta karsa manusia yang berasal dari alam sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama.
Dalam manusia dan kebudayaan kita juga disini membahas terkaitan nya kebudayaan dan yg lain lain nya, seperti yang ada di bawah berikut :
1.      Manusia
2.      Hakikat Manusia
3.      Kepribadian Bangsa Timur
4.      Pengertian Kebudayaan
5.      Unsur Unsur Kebudayaan
6.      Wujud Kebudayaan
7.      Orientasi Nilai Dan Kebudayaan
8.      Perubahan Kebudayaan
9.      Kaitan Manusia Terhadap Kebudayaan

1.      Manusia Terhadap Budaya
Manusia pada umum nya mudah sekali terpengaruh, seperti hal nya budaya, berbagai macam budaya yang telah kita miliki di negeri kita tercinta Indonesia , tetapi seperti hal sifat manusia ada budaya luar masuk akan berubah budaya yang telah di jaga oleh nenek moyang kita, dan itulah manusia.
2.      Hakikat Manusia
Hakikat manusia dalam melestarikan dan menjaga kebudayaan adalah suatu keharusan agar tidak terpengaruh oleh kebudayaan lainnya. Kita harus menjaga keaslian budaya kita karena kebudayaan tersebut merupakan warisan dari nenek moyang kita dahulu. Namun akhir-akhir ini, kita pasti sudah tahu kalau banyak dari kebudayaan di negara kita ini telah terpengaruh oleh kebudayaan luar, khususnya kebudayaan barat.
3.      Kepribadian Bangsa Timur
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri. Manusia membutuhkan manusia lainnya untuk dapat berinteraksi dan bertahan hidup. Hal tersebut benar – benar dianut oleh masyarakat pada bangsa timur terutama Indonesia. Rasa kebersamaan yang kuat bisa dibilang sebagai kepribadian bangsa.
Segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu. Di Indonesia banyak sekali kebudayaan dan kepribadianyang ada, karena seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki banyak sekali suku sehingga dengan sudah sangat pasti kebudayaannya pun berbeda.
4.      Pengertian Kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
5.      Unsur Unsur Kebudayaan
  • sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
  • organisasi ekonomi
  • alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
  • organisasi kekuatan (politik)



6.      Wujud Kebudayaan
Wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga yaitu :
a.       gagasan,
b.      aktivitas dan,
c.       artefak
Gagasan  adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat
Aktifitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.
7.      Orientasi Nilai Dan Kebudayaan
Kebudayaan adalah keseluruhan pengetahuan yang dimiliki secara bersama oleh warga suatu masyarakat. Pengetahuan yang telah diakui sebagai kebenaran sehingga fungsional sebagai pedoman.
8.      Perubahan Kebudayaan
adalah  suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan


Contoh                        :
Berbagai macam lagu daerah dan alat musik yang terdapat di Indonesia tetapi seiring lagu luar dan modern masuk Indonesia, tidak secara langsung merubah jenis lagu yang terdapat di Indonesia dan bisa merubah suatu kebudyaan musik yang terdapt di Indonesia.
9.      Kaitan Manusia Terhadap Kebudayaan
Sama hal nya seperti hubungan manusia terhadap kebudayaan. Manusia seperti yang kita tahu, sangat erat kaitannya dengan arti kebudayaan. Kebudayaan itu ibaratnya seperti ciri khas dari manusia yang menggunakan kebudayaan tersebut. Banyak sekali kebudayaan di negara Indonesia tercinta kita ini, salah satunya adalah seperti kebudayaan Jawa, dan masih banyak lagi.






Senin, 31 Oktober 2011

TUGAS 1 ILMU SOSIAL DASAR (ISD) KELAS 1

Masalah sosial yang ada di lingkungan anda ?

masalah keharmonisan antar warga, di lingkungan saya banyak antar warga yang saling tidak suka satu sama lain , entah kenapa? apa karna satu sama lain punya kepribadian yang sama sama keras ?ataukah tak ada yang mau merasa bersalah?
hanya dengan cara di musyawarakan dengan baik dengan cara yang baik juga
masalah banjir , di daerah saya bila ada hujan yang sangat lebat pasti akan banjir , kenapa? karena masih tidak ada kesadaran dari manusia nya sendri , sudah terjadi banjir tapi tetap membuang sampah tidak pada tempat nya , kita harus lestarikan budaya bersih dan buang sampah pada tempat nya.

tugas ilmu sosial dasar (ISD) kelas 1

bagaimana pemerataan dan kualitas pendidikan di indonesia ?

- Menurut saya kurang baik atau kurang rata nya pendidikan yang baik di indonesia , masih banyak daerah daerah yang blom terjamak oleh pendidikan, masih banyak sekolah yang gedung nya pun memperhatinkan , dan fasilitas nya masih di anggap kurang baik untuk dalam pengajaran

-dan kualitas disini menurut saya masih terlalu kurang kualitas nya , banyak pengajar yang mementingkan kepentingan nya , dan tak peduli akan baik buruk nya siswa/siswi

apa peran keluarga dalam perkembangan kepribadian anak ?

-sangat penting sekali menurut saya , karna peranan keluarga dalam anak itu sangat lah berkaitan ,karna keluarga itu adalah orang yang paling dekat dan paling tahu semua tentang anak , dan yang paling terpenting semangat/support paling baik adalah lewat keluarga apabila anak di masa bodo kan , anak pun masa bodo kan dengan kepribadian dia dan hidup nya
karna buah jatuh tak jauh dari pohon nya , seperti anak , sifat anak tak jauh dari sifat orang tua nya.


-TERIMA KASIH-

Andri Dwi Nugroho
2 0 1 1 1 8 0 2
1 K B 0 5