1.Apa yang kalian lakukan saat kerja tim
anda keluar 1 orang ?
2.Seandainya tugas sudah deadline dan apa
yang kalian lakukan ?
1.Pertama saya akan melakukan
pertanyaan karena apa dia keluar dari kelompok atau kerja tim, alasan dia
mengapa bisa keluar dari tim/kelompok, dan jika alasan dia bisa di terima atau
tidak terima saya jelaskan
·Jika
alasan dia tidak bisa di terima, saya akan menjelaskan atau saya member alasan
agar dia bisa kembali pada tim/kelompok , karena dia mengeluarkan diri dari kelompok
tidak bisa terima dan project yang ingin di kerjakan itu sangat penting dan
membutuhkan sekali, jika itu masih tetap keinginan dia , dengan waktu cepat
untuk mencari orang lain dengan potensi yang sama.
·Dan
jika alasan dia bisa terima, saya akan tetap membujuk dan jika memang itu
pilihan dia langsung mencari orang lain dengan potensi yang sama bahkan mencari
yang lebih baik.
2.Jika tugas sudah teramat deadline
atau membutuhkan waktu yang tidak lama, saya akan memfokuskan diri saya
terhadap apa yang saya punya yaitu tugas atau project, kemungkinan waktu yang
biasa saya lakukan akan di perbanyak untuk mengerjakan tugas/project karena
sudah teramat deadline atau butuh waktu sangat minim untuk hari utama
mengumpulkan/mempresentasikan tugas atau project saya.
PERT merupakan singkatan dari Program Evaluation and
Review Technique (teknik menilai dan meninjau kembali program), sedangkan CPM
adalah singkatan dari Critical Path Method (metode jalur kritis) dimana
keduanya merupakan suatu teknik manajemen.
Teknik PERT adalah suatu metode yang bertujuan untuk
sebanyak mungkin mengurangi adanya penundaan, maupun gangguan produksi, serta
mengkoordinasikan berbagai bagian suatu pekerjaan secara menyeluruh dan
mempercepat selesainya proyek.
Teknik ini memungkinkan dihasilkannya suatu pekerjaan
yang terkendali dan teratur, karena jadwal dan anggaran dari suatu pekerjaan telah
ditentukan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan.
Tujuan dari PERT adalah pencapaian suatu taraf tertentu dimana waktu merupakan
dasar penting dari PERT dalam penyelesaian kegiatan-kegiatan bagi suatu proyek.
Dalam metode PERT dan CPM masalah utama yaitu teknik
untuk menentukan jadwal kegiatan beserta anggaran biayanya dengan maksud
pekerjaan-pekerjaan yang telah dijadwalkan itu dapat diselesaikan secara tepat
waktu serta tepat biaya.
CPM adalah suatu metode perencanaan dan pengendalian proyek-proyek yang
merupakan sistem yang paling banyak digunakan diantara semua sistem yang
memakai prinsip pembentukan jaringan. Dengan CPM, jumlah waktu yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan berbagai tahap suatu proyek dianggap diketahui dengan
pasti, demikian pula hubungan antara sumber yang digunakan dan waktu yang
diperlukan untuk menyelesaikan proyek. Jadi CPM merupakan analisa jaringan
kerja yang berusaha mengoptimalkan biaya total proyek melalui pengurangan waktu
penyelesaian total proyek yang bersangkutan. Teknik penyusunan jaringan kerja
yang terdapat pada CPM, sama dengan yang digunakan pada PERT. Perbedaan yang
terlihat adalah bahwa PERT menggunakan activity oriented, sedangkan dalam CPM
menggunakan event oriented. Pada activity oriented anak-panah menunjukkan activity
atau pekerjaan dengan beberapa keterangan aktivitasnya, sedang event oriented
pada peristiwalah yang merupakan pokok perhatian dari suatu aktivitas.
Pada prinsipnya yang menyangkut perbedaan PERT dan CPM adalah sebagai berikut :
a. PERT digunakan pada perencanaan dan pengendalian proyek yang belum pernah
dikerjakan, sedangkan CPM digunakan untuk menjadwalkan dan mengendalikan
aktivitas yang sudah pernah dikerjakan sehingga data, waktu dan biaya setiap
unsur kegiatan telah diketahui oleh evaluator.
b. Pada PERT digunakan tiga jenis waktu pengerjaan yaitu yang tercepat, terlama
serta terlayak, sedangkan pada CPM hanya memiliki satu jenis informasi waktu
pengerjaan yaitu waktu yang paling tepat dan layak untuk menyelesaikan suatu
proyek.
c. Pada PERT yang ditekankan tepat waktu, sebab dengan penyingkatan waktu maka
biaya proyek turut mengecil, sedangkan pada CPM menekankan tepat biaya.
d. Dalam PERT anak panah menunjukkan tata urutan (hubungan presidentil),
sedangkan pada CPM tanda panah adalah kegiatan
Sebuah
proyek yang komplek agar mudah dikendalikan harus diuraikan dalam bentuk
komponen-komponen individual dalam struktur hirarki, yang dikenal dengan Work
Breakdown Structure(WBS).
Pada dasarnya WBS merupakan suatu daftar yang bersifat top down dan secara
hirarkis menerangkan komponen-komponen yang harus dibangun dan pekerjaan yang
berkaitan dengannya.
Struktur dalam WBS mendefinisikan tugas-tugas yang dapat diselesaikan secara
terpisah dari tugas-tugas lain, memudahkan alokasi sumber daya, penyerahan
tanggung jawab, pengukuran dan pengendalian proyek. Pembagian tugas menjadi sub
tugas yang lebih kecil tersebut dengan harapan menjadi lebih mudah untuk
dikerjakan dan diestimasi lama waktunya.Sebagai gambaran, Work breakdown
structure (WBS) dapat diilustrasikan seperti diagram blok berikut:
Model WBS memberikan beberapa keuntungan, antara lain :
• Memberikan daftar pekerjaan yang harus diselesaikan
• Memberikan dasar untuk mengestimasi, mengalokasikan sumber daya, menyusun
jadwal, dan menghitung biaya
• Mendorong untuk mempertimbangkan secara lebih serius sebelum membangun suatu
proyek .
Kata budaya atau kebudayaan itu sendiri berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dan inti dari kebudayaan adalah hasil karya cipta karsa manusia yang berasal dari alam sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama.
Dalam manusia dan kebudayaan kita juga disini membahas terkaitan nya kebudayaan dan yg lain lain nya, seperti yang ada di bawah berikut :
1.Manusia
2.Hakikat Manusia
3.Kepribadian Bangsa Timur
4.Pengertian Kebudayaan
5.Unsur Unsur Kebudayaan
6.Wujud Kebudayaan
7.Orientasi Nilai Dan Kebudayaan
8.Perubahan Kebudayaan
9.Kaitan Manusia Terhadap Kebudayaan
1.Manusia Terhadap Budaya
Manusia pada umum nya mudah sekali terpengaruh, seperti hal nya budaya, berbagai macam budaya yang telah kita miliki di negeri kita tercinta Indonesia , tetapi seperti hal sifat manusia ada budaya luar masuk akan berubah budaya yang telah di jaga oleh nenek moyang kita, dan itulah manusia.
2.Hakikat Manusia
Hakikat manusia dalam melestarikan dan menjaga kebudayaan adalah suatu keharusan agar tidak terpengaruh oleh kebudayaan lainnya. Kita harus menjaga keaslian budaya kita karena kebudayaan tersebut merupakan warisan dari nenek moyang kita dahulu. Namun akhir-akhir ini, kita pasti sudah tahu kalau banyak dari kebudayaan di negara kita ini telah terpengaruh oleh kebudayaan luar, khususnya kebudayaan barat.
3.Kepribadian Bangsa Timur
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri. Manusia membutuhkan manusia lainnya untuk dapat berinteraksi dan bertahan hidup. Hal tersebut benar – benar dianut oleh masyarakat pada bangsa timur terutama Indonesia. Rasa kebersamaan yang kuat bisa dibilang sebagai kepribadian bangsa.
Segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu. Di Indonesia banyak sekali kebudayaan dan kepribadianyang ada, karena seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memiliki banyak sekali suku sehingga dengan sudah sangat pasti kebudayaannya pun berbeda.
4.Pengertian Kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
5.Unsur Unsur Kebudayaan
sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
organisasi ekonomi
alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
organisasi kekuatan (politik)
6.Wujud Kebudayaan
Wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga yaitu :
a.gagasan,
b.aktivitas dan,
c.artefak
Gagasan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat
Aktifitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.
7.Orientasi Nilai Dan Kebudayaan
Kebudayaan adalah keseluruhan pengetahuan yang dimiliki secara bersama oleh warga suatu masyarakat. Pengetahuan yang telah diakui sebagai kebenaran sehingga fungsional sebagai pedoman.
8.Perubahan Kebudayaan
adalahsuatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan
Contoh:
Berbagai macam lagu daerah dan alat musik yang terdapat di Indonesia tetapi seiring lagu luar dan modern masuk Indonesia, tidak secara langsung merubah jenis lagu yang terdapat di Indonesia dan bisa merubah suatu kebudyaan musik yang terdapt di Indonesia.
9.Kaitan Manusia Terhadap Kebudayaan
Sama hal nya seperti hubungan manusia terhadap kebudayaan. Manusia seperti yang kita tahu, sangat erat kaitannya dengan arti kebudayaan. Kebudayaan itu ibaratnya seperti ciri khas dari manusia yang menggunakan kebudayaan tersebut. Banyak sekali kebudayaan di negara Indonesia tercinta kita ini, salah satunya adalah seperti kebudayaan Jawa, dan masih banyak lagi.